Lembaga Penjaminan Mutu | IAIN Pekalongan

  • Sosialisasi LAM
    Sosialisasi Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) Internasional oleh Dr. Leni Sophia Heliani, S.T., M.Sc dan Kusmana, M.A., Ph.D.
  • Rekrutmen Auditor
    Pelatihan dan Rekrutmen Auditor Internal 2019
  • Workshop BKD Online
    Workshop BKD Online 2019
  • Piagam IKAD
    Penyerahan Piagam Penghargaan Kepada Dosen dengan Indeks Kinerja Akademik Terbaik
  • Submit Borang
    Persiapan Submit Borang Akreditasi Program Studi
  • Audit Mutu Internal 2019
    Audit Mutu Internal 2019 oleh Tim Auditor
  • RTM 2019
    Rapat Tinjauan Manajemen 2019 Dipimpin oleh Rektor IAIN Pekalongan, Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M.Ag.
  • Raker LPM 2019
    Rapat Kerja Tahunan Lembaga Penjaminan Mutu IAIN Pekalongan
  • Sertifikasi ISO
    IAIN Pekalongan Raih Sertifikasi ISO 21001:2018 EOMS
  • Pendampingan ISO
    Awareness dan Pendampingan ISO 9001-2015
  • Pelatihan APS 4.0
    Pelatihan Penyusunan Borang APS 4.0 oleh Prof. Dr. Suwito, M.A.

IAIN Pekalongan Gelar Rapat Tinjauan Manajemen

E-mail Print PDF

IAIN Pekalongan menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) pada hari Senin-Selasa, 22-23 April 2019 yang lalu di Hotel Dafam Pekalongan. Kegiatan RTM ini merupakan evaluasi rutin terhadap implementasi sistem manajemen mutu di prodi, fakultas, lembaga dan unit kerja lain yang terkait. RTM ini digelar secara berkala setelah dilakukan Audit Mutu Internal (AMI). Menurut Rektor IAIN Pekalongan, Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M.Ag., AMI merupakan sarana peningkatan kualitas manajemen institut dan organ-organ di dalamnya sehingga kita siap ketika ada audit eksternal. Jadi RTM merupakan forum untuk menyampaikan berbagai temuan dari audit internal, sehingga seluruh unit dapat mengetahui dan menindaklanjuti perbaikan-perbaikan terhadap temuan-temuan ini. Dengan demikian akan selalu ada perbaikan di tahun-tahun berikutnya, imbuh Ade. Menegaskan apa yang telah disampaikan oleh Rektor, Ketua LPM, Amat Zuhri, M.Ag. menyampaikan tentang pentingnya penerbitan SK Rektor tentang Tindak Lanjut Perbaikan dari temuan-temuan AMI. Hal itu sekaligus menunjukkan keseriusan dalam merespon temuan-temuan AMI. Format kegiatan AMI yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yakni adanya Permintaan Tindakan Koreksi (PTK) dan Sosialisasi Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 4.0. Hal ini juga menunjukkan adanya upaya peningkatan sistem manajemen mutu pada hal pelaksanaan AMI semakin menuju ideal meskipun masih banyak hal lain lagi yang perlu ditingkatkan seiring dengan upaya implementasi dan sertifikasi ISO.


Pentingnya RTM sebagai forum strategis dan tertinggi tahunan memuat alasan-alasan yang signifikan. Pertama, di dalam RTM disampaikan hasil AMI, hasil umpan balik stakeholder dan tindak lanjut PTK supaya jelas arah perbaikan dari temuan-temuan AMI dan memastikan bahwa perbaikan-perbaikan itu dilakukan sehingga diharapkan tidak akan ada temuan-temuan yang sama lagi di masa mendatang. Kedua, di dalam RTM juga disampaikan hasil survei pelayanan di tiap unit dan piagam penghargaan (reward) bagi unit-unit terbaik. Hal ini sekaligus sebagai sarana motivasi bagi unit yang telah berprestasi dan evaluasi bagi unit yang belum berprestasi untuk senantiasa meningkatkan pelayanannya kepada pelanggan (mahasiswa, tendik dan user). Dengan demikian, maka akan terwujud peningkatan mutu secara berkelanjutan.


Adapun unit-unit yang mendapatkan penghargaan antara lain: (a) Prodi dengan Kategori Pelayanan Akademik Terbaik, antara lain: S-1 Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (Terbaik I), S-1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (Terbaik II), S-1 Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (Terbaik III); (b) Fakultas/Unit Kerja dengan Kategori Pelayanan Adminitrasi Terbaik, antara lain: Pascasarjana (Terbaik I), TU Pimpinan (Terbaik II), Unit Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (UTIPD) (Terbaik III), Fakultas Syariah (Terbaik IV), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (terbaik V), dan ; (c) Fakultas/Unit Kerja dengan Kategori Pelayanan Akademik Terbaik, antara lain: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (Terbaik I), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (Terbaik II), dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Terbaik III).


Sosialisasi Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 4.0 digelar pada hari kedua, Selasa, 23 April 2019. Sosialisasi tersebut dipandu oleh Aenurofik, M.A. selaku Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu (Kapus PSM) IAIN Pekalongan. Di dalam sosialisasi tersebut dijelaskan beberapa hal antara lain, Pertama, Borang prodi dengan IAPS 4.0 berbeda dari borang prodi tahun-tahun sebelumnya. Format borang prodi dengan IAPS 4.0 memuat 2 (dua) bagian yang disebut sebagai Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan Laporan Evaluasi diri (LED) dengan perbandingan bobot penilaian LKPS:LED adalah 40%:60%. Kedua, Paradigma IAPS 4.0 lebih menekankan outcome dari pada output. Ketiga, Predikat hasil akreditasi hanya dikategorikan menjadi 3 (tiga) predikat, yakni Unggul, Baik Sekali dan Baik. Keempat, IAPS 4.0 dengan 9 (sembilan) kriteria memuat 9 (sembilan) indikator, antara lain: (1) Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi, (2) Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama, (3) Mahasiswa, (4) Sumber Daya Manusia, (5) Keuangan, Sarana, dan Prasarana, (6) Pendidikan, (7) Penelitian, (8) Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), dan (9) Luaran dan Capaian Tridharma. (LA).