Lembaga Penjaminan Mutu | IAIN Pekalongan

  • Workshop BKD Online
    Workshop BKD Online 2019
  • Pelatihan APS 4.0
    Pelatihan Penyusunan Borang APS 4.0 oleh Prof. Dr. Suwito, M.A.
  • Sosialisasi LAM
    Sosialisasi Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) Internasional oleh Dr. Leni Sophia Heliani, S.T., M.Sc dan Kusmana, M.A., Ph.D.
  • Sertifikasi ISO
    IAIN Pekalongan Raih Sertifikasi ISO 21001:2018 EOMS
  • Rekrutmen Auditor
    Pelatihan dan Rekrutmen Auditor Internal 2019

Menyambut Audit Mutu Internal 2021, LPM Adakan Rapat Persiapan Bersama Auditor

E-mail Print PDF

 rapat-persiapan-ami-2021

Sebagai bentuk pelaksanaan kegiatan AMI, Lembaga Penjaminan Mutu mengadakan rapat persiapan dengan para auditor dalam rangka membahas kegiatan AMI tahun 2021. Rapat ini diselenggarakan melalui offline dan online pada Hari Kamis tanggal 26 Agustus 2021 yang dihadiri oleh Rektor IAIN Pekalongan Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., tim LPM yang diketuai oleh Dr. Tri Astutik Haryati, M.Ag., tiga auditor secara luring dan auditor lainnya hadir secara daring.

Dalam sambutannya, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Pekalongan, selaku penyelengara menerangkan bahwa konsep AMI pada tahun 2021 adalah substainability audit. Latar belakang perubahan konsep AMI tahun ini adalah diterapkannya beberapa regulasi BAN-PT, seperti contoh regulasi PEPA sudah turun Oktober 2020. Dengan pemberlakuan IAPT 3.0, paling diharapkan terdapat beberapa perubahan meliputi: 1) pergeseran paradigma dalam akreditasi dari input-process ke output-outcome, 2) perubahan tugas perguruan tinggi, dari mengisi borang ke melakukan evaluasi diri yang terkait dengan pengembangan institusi, dan 3) pergerseran nature akreditasi dari quality check menuju quality assurance, dalam rangka pengembangan mutu berkelanjutan (CQI) dan mengembangkan budaya mutu (Quality Culture Development). Selain itu, melalui pemberlakuan IAPS 4.0, perubahan paradigma dari 7 standar ke 9 kriteria diharapkan dapat menjadikan pergeseran paradigma dalam akreditasi dari input-process based ke output-outcome based. Outcome based acreditation yang dimaksud adalah luaran dan capaian pendidikan terkait mahasiswa dan lulusan, serta pergeseran nature proses akreditasi dari quality check menuju quality assurance, dalam rangka peningkatan mutu berkelanjutan (Continous Quality Improvement) dan pengembangan budaya mutu (Quality Culture Development).

Selain itu, perubahan konsep AMI ini juga didukung oleh Rektor IAIN Pekalongan, Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menerangkan bahwa perubahan konsep Audit Mutu Internal mungkin akan lebih sulit dan rumit tetapi kita harus siap dan bisa beradaptasi, terutama Quality Assurance menjadi penting karena yang dibutuhkan ke depannya pastinya adalah kampus yang bermutu. Perubahan yang baik akan berdampak pada hasil yang baik. Beliau juga mengharapkan kepada semua pihak yang terlibat, baik sebagai auditor dan auditee agar bisa menyiapkan diri dalam menghadapai Audit Mutu Internal.

Penyelenggaraan ini sebagai awal dari rangkaian AMI, di mana selanjutnya akan diadakan rapat bersama auditee dan auditor untuk mensosialisasikan instrumen yang akan digunakan dalam audit dokumen. Instrumen tersebut disusun berdasarkan dari berbagai referensi, meliputi ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018, instrumen akreditasi IAPT 3.0 dan IAPS 4.0, Renstra IAIN Pekalongan 2020-2024 beserta Perkin Rektor IAIN Pekalongan. Harapannya semua Fakultas, Lembaga maupun unit bekerja sama dalam mengisi instrumen tersebut dengan jujur sebagaimana adanya, sehingga akan diketahui kekurangan dan bagaimana tindak lanjut untuk mengatasi kekurangan tersebut.